TSS2E - Tune Up Mesin Starlet

Tune Up Khusus Mesin Starlet 1E 1.0 Dan 2E 1.3 Pemilik Toyota Starlet yang merasakan tarikan mesin nya loyo dan kurang kencang lariny...

Jumat, Desember 15, 2017

6 Kelebihan Dan Kekurangan Mesin Starlet Turbo 4E-FTE

Mesin Toyota Starlet GT Turbo
Varian Mesin Toyota Starlet Yang Bertenaga Paling Besar.

Produsen Toyota sudah membuat satu varian mesin turbo yang paling di incar kalangan muda tanah air. Tapi sayangnya mesin ini hanya dicangkok pada versi Toyota Starlet yang tidak masuk indonesia. Di negara asalnya Starlet ini diberi nama Toyota Starlet GT Turbo karena sudah mengadopsi teknologi mesin turbo. Untuk bisa mendapatkan mesin ini biasanya didapat di pasar gelap yang hanya berupa mesin gelondongan lengkap dengan girboks dan ECU Wiring. Dengan kelengkapan seperti ini, mesin ini sudah bisa langsung dipasang pada Toyota Starlet lokal tanpa banyak ubahan. Menurut pantauan admin mesin ini bisa didapatkan di Pasar Mobil Kemayoran, Joglo, dan Vriva Motor. Mahar yang dibutuhkan untuk memboyong mesin ini berada pada rentang harga 11-15jt. tentu ini belum termasuk biaya pemasangan.

Mesin Gelondongan Toyota 4E-FTE Harga 11-15jt.


Baiklah admin tidak akan panjang lebar menjelaskan mesin ini, langsung kepada apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan mesin ini.

Berikut ini Kelebihan dan Kekurangan Mesin 4E-FTE :

Kelebihan :
  1. Memiliki Tenaga Paling Besar mencapai 136hp pada putaran @6400rpm. Tenaga sebesar ini membuat mobil dengan bobot 850kg ini memiliki PWR (Power To Weight Ratio) yang sangat baik, tidak heran akselarasi mobil ini nyaris menyamai mobil sekelas 2500cc dan top speed yang bisa dicapai hingga 230km/h.
  2. Teknologi Turbocharger, mesin ini sudah dilengkapi dengan turbocharger Toyota CT9A/B, spooling boost turbo berada pada kisaran 4500rpm, mampu membuat penumpang mobil ini merasakan jambakan tenaga puncak hingga 7500rpm.
  3. Teknologi DOHC 16 Valve EFI teknologi mesin modern yang banyak dipakai pada mobil jaman sekarang.
  4. Pemasangan Plug & Play tinggal pasang saja, tidak perlu ada ubahan dudukan mesin maupun dudukan girboks.
  5. Blok Mesin Sama Dengan Mesin 2E, disinilah letak nikmatnya, ternyata blok mesin yang digunakan mengambil basis mesin starlet 1.3L yang beredar di indonesia, jadi bisa menggunakan blok mesin starlet lokal dengan sedikit overbore, hasilnya nomer mesin aslinya tetap terpasang pada tempatnya.
  6. Dual Mode Turbo, terdapat pilihan setelan turbo high dan low, jadi kalau untuk harian bisa pakai mode low agar konsumsi bahan bakar bisa lebih hemat.

Kekurangan  :
  1. Harga Mesin Mahal, perlu biaya agak besar untuk memasang mesin ini di starlet versi lokal
  2. Spareparts Mahal, harga spareparts mesin ini termasuk mahal, timing belt, dan kopling set juga berbeda dengan versi starlet lokal.
  3. Komponen Turbocharger Sering Rewel. Komponen turbo ini sering mengalami kebocoran pada sil turbo, akibatnya knalpot mengeluarkan asap yang sangat banyak, dan tenaga juga akan berkurang secara drastis.
  4. Turbo Lag, buat yang belum pernah merasakan bawa mobil turbo pasti ini akan jadi masalah, putaran bawah mesin sangat loyo, tenaga baru akan keluar pada putaran menengah keatas, jadi pengemudi harus menekan pedal gas agak dalam untuk pemakaian harian dalam kota.
  5. Putaran Stasioner Mesin atau Idle mesin suka bermasalah, sering naik turun bahkan terlalu tinggi sampai tidak mau balik ke putaran normal.
  6. Bahan Bakar lebih boros dibanding mesin N/A (Naturally Aspirated/ Non-Turbo).



Test Drive Tol BSD-Bintaro, Akselerasi mesin kuat dan top speed sentuh angka 230km/h. (GPS-Tested)


Starno72 - Starlet Specialist
WA.0817-911-0080



Tidak ada komentar:

Posting Komentar