Apa Jadinya Bila Timing Belt Putus

Timing Belt Starlet Putus Pada Kecepatan 70km/jam

Mesin starlet masih menggunakan timing belt sebagai penggerak noken as, tapi sayangnya desain mesin starlet memiliki kerawanan bila timing belt putus. Bentuk ruang bakar starlet yang memilik kompresi 1:9,5 menjadikan ruang bakar mesin starlet sangat rapat atara klep mesin dengan piston, alhasil bila timing belt putus kedua komponen ini akan saling bertabrakan sehingga bisa timbulkan kerusakan mesin yang lumayan parah.



Ini adalah contoh gambar sebuah mesin starlet yang mengalami kerusakan akibat timing belt putus saat melaju di jalan tol.


2 buah pelatuk terlihat patah dan berantakan.


Sebanyak 8 buah klep ikut menerima benturan, alhasil kedelapan buah klep ini bengkok dan tidak dapat digunakan lagi. Sekilas batang klep masih lurus, tapi bila dicermati klep ini bengkok parah walau hanya sedikit saja tidak bisa digunakan lagi.

Menurut informasi dari pabrik pembuat mobil ini, jangka waktu penggantian timing belt dapat mencapai 100.000 kilometer, akan tetapi kondisi cuaca tropis dan lalu lintas yang sering macet parah, kemampuan timing belt untuk bertahan dalam kondisi kerjanya melorot hingga setengahnya.

Untuk mencegah kejadian yang seperti diatas sangat disarankan mengganti timing belt bila sudah menempuh jarak kurang lebih 40.000 kilometer, walau timing belt masih terlihat bagus penggantian lebih awal akan lebih baik, lagipula timing belt diganti bukan karena sudah putus bukan :)

Informasi ini khusus dibuat untuk para pemilik toyota starlet mesin 1e dan 2e, hingga perawatan mesin bisa dilakukan dan dapat menghindari kerugian akibat kerusakan mesin yang fatal.

Salam Starno72

Komentar