Dial Cam - Sproket Noken As yang Bisa Disetel

Dapatkah Toyota Starlet Pake Dial Cam?

Seorang starleters pernah menanyakan pada starno, bisakah dial cam dipasang di toyota starlet 2E/1E?
Jawabnya: Bisa..!

Silahkan pelajari terlebih dahulu artikel yang diambil dari website www.saft7.com dibawah ini:
Tips berikut menjelaskan cara men Dial Cam Sprocket (After Market Cam dan Sprocket Only!) baik pada kendaraan SOHC aupun DOHC, tulisan ini sengaja saya buat untuk mempermudah bagi rekan2 yg ingin mengetahui lbh jauh ttg Re-Dialing Cam, dan tips yg saya tulisan di bawah ini
merupakan hasil uji coba kepada beberapa kendaraan, jadi mungkin hasilnya pun akan
berbeda-beda.

Biasanya diawali dengan mendial bagian Intake Cam menjadi lebih Advance (Maju) setiap (+2 derajat) terlebih dahulu. Ditest diantara setiap settingan dialing cam sampai power drop, setelah itu di undurkan / retard kembali hingga mencapai power yg di inginkan atau hingga maksimal power yg kita ingin kan di dapat.
Setelah mendial Intake Cam, kita beralih kepada Exhaust Cam Mundurkan / Retard Cam Sprocket antara -1 dan -2 derajat dan seterusnya hingga powerband yg kita inginkan tercapai. Setelah itu di test kembali, apakah hasil dialing kita tsb tadi sdh sesuai dgn powerband yg kita inginkan?

Banyak Tuner-Tuner yg menggunakan konfigurasi dialing cam sebagai berikut :
Contoh :
Intake : Antara Advance 4 - 5 Derajat
Exhaust : Antara Retard -1 , -2 Derajat

Sebagai Catatan : Dengan memajukan (advancing) derajat Intake Cam, akan memperpendek jarak (Clearance) antara Piston dan Valve, baik pada kend DOHC maupun SOHC, bahkan apabila terlalu banyak (besar) akan merusak kepala piston maupun kepala valve tsb. Sebaiknya setelah kita men dial ulang cam kita pastikan bahwa valve dan piston tdk beradu, dengan cara memutar baud pully kruk as.


BEBERAPA TIPS MEN-DIAL CAM

Advance Both (Intake dan Exhaust) Cam
Dengan cara mendial Intake dan Exhaust Gear menjadi Advance, maka akan meningkatkan Power di kecepatan bawah dan mengorbankan power di kecepatan tinggi.
Dengan kata lain, menutup exhaust valve lbh cepat dan membuka intake valve lbh lambat, maka akan menghasilkan power pada RPM rendah.

Retard Both (Intake dan Exhaust Cam
Dengan cara ini akan meningkatkan power pada Top-end dan mengorbankan power pada bottom-end (RPM/Kecepatan) bawah.
Dengan kata lain, menutup exhaust valve lbh lambat dan membuka intake valve lbh cepat, maka akan menghasilkan power pada kecepatan/RPM tinggi.
Untuk kendaraan SOHC hanya mempunyai 2 pilihan, yaitu hanya dengan memundurkan atau memajukan cam gear tsb.

Advance Intake Only
Dengan cara ini akan menaikan power di bawah (Bottom-End) dan tengah (Mid-Range), dengan tanpa mengorbankan tenaga atas (Top-End) terlalu banyak.
Biasanya settingan ini digunakan untuk mesin yg menggunakan Piston yg besar/panjang dan stang piston yg pendek, cocok juga di gunakan untuk mereka yg menggunakan type cam yg soft / derajat menengah.

Retard Intake Only
Dengan setingan ini akan menghasilkan power pada Top-End dan Mid-Range, settingan ini biasanya di gunakan khusus untuk cam dengan durasi derajat tinggi, bisanya juga idle pun tdk akan stabil (smooth).

Advance Exhaust Only
Dengan settingan berikut ini maka exhaust valve akan terbuka lebih lambat , dan akan menaikan power pada Top-End serta Mid-Range , settingan ini biasanya dipergunakan untuk jenis cam berdurasi tinggi. Biasanya idle akan lbh smooth.

Retard Exhaust Only
Settingan ini dapat menaikan power pada Mid-Range, dan digunakan untuk mesin yg menggunakan piston yg besar/panjang dan stang piston yg pendek. Biasanya digunakan untuk jenis mesin yg menggunakan Cam derajat soft / menengah.

Khusus untuk jenis mesin type SOHC
Biasanya dengan memundurkan (Retard) dan memajukan (Advance) cam sprocket sekitar 2 Derajat juga sudah menghasilkan tenaga yg berbeda, maka perlu di trial n error Hingga kita bisa menghasilkan powerband yg kita inginkan.
Untuk mempermudah pengetesan dianjurkan menggunakan alat Bantu DYNO TEST

sumber: http://www.saft7.com

Kesimpulan :
Dari pengalaman oprek mesin starlet, sebetul-nya kalau hanya ingin memajukan sproket noken as sebesar 1 - 5 derajat gak perlu beli dial cam, cukup digeser saja satu mata lebih maju dan hasilnya sama dengan dial cam tanpa keluar uang. Cuma dari pengalaman memajukan sproket starlet hasilnya power hanya bagus untuk putaran atas, putaran bawah dikorbankan. Dan sebaliknya bila dilakukan retard pada sproket noken as 1 mata, didapatkan torsi bawah lebih bagus stasioner mesin lebih smooth, tapi mengorbankan putaran atas mobil susah di ajak geber di jalan tol selain itu respon mesin berkurang.


Dimajukan searah jarum jam berarti memajukan sproket (advance), sebaliknya berlawanan arah jarum jam berarti memundurkan sproket (retard). rekomendasi jangan melebihi 2 mata, karena berakibat kepala piston dan klep dapat beradu dan mesin rusak.

Untuk pemakaian harian memajukan atau memundurkan sproket noken as tidak dianjurkan, karena karakter mesin starlet akan jadi sangat berbeda. Khusus Buat yang demen oprek mesin starlet, starno rekomendasikan melakukan 'advance' satu hingga dua mata. ( harap diperhatikan bahwa kerusakan mesin akibat dari modifikasi ini bukan tanggung jawab starno), bila ragu jangan sekalipun coba-coba lakukan modifikasi geser sproket ini.

Salam Starleters,
Starno72
021-32929696

Komentar