Ganti Header Knalpot Toyota Starlet

Toyota Starlet Jangan Asal Ganti Header

Knalpot sebagai aksesori penunjang KOHAR (korek harian) benar-benar dapat menambah tenaga mesin 10 - 20%. Buat mesin yang sudah adopsi PnP atau Kohar, knalpot ibaratnya sebagai penunjang performa mesin, karena desain knalpot sangat mempengaruhi kinerja mesin, salah mengganti header knalpot tarikan bakal ngempos dan bensin boros.

Knalpot standar toyota starlet memiliki konfigurasi 4-1 short, konfigurasi seperti ini jelas untuk segala kondisi tarikan bawah hingga menengah padat berisi tapi kurang maksimal untuk putaran atas.



Pilih konfigurasi knalpot 4-1 atau 4-2-1
Masing-masing konfigurasi punya kelebihan dan kekurangan. Konfigurasi 4-1 jamak dipakai untuk mobil yang sering digunakan dalam kota hingga tol dalam kota sedangkan konfigurasi 4-2-1 biasa diaplikasikan buat yang sering memakai tol luar kota misalnya jalur cipularang. Untuk modifikasi knalpot mesin 2E standard tidak direkomendasikan menggunakan 4-2-1 disebabkan saluran buang terlalu panjang tidak ada efek tendangan balik yang dibutuhkan oleh mesin standard, lebih baik menggunakan konfigurasi 4-1 long. Buat yang memilih menggunakan konfigurasi knalpot header 4-2-1 sebaiknya tetap menggunakan resonator jenis lurus (bukan ber-ulir). Baik konfigurasi 4-1 long dan 4-2-1 tetap diwajibkan menggunakan pipa fleksibel menjaga getaran mesin tidak masuk ke-kabin.

Free Flow Muffler
Bila suara keras tidak jadi masalah dan suka mengejar putaran mesin atas sebaiknya memilih jenis free flow muffler. Jenis ini meneruskan gas buang dengan sedikit hambatan namun suara yang dihasilkan juga agak keras.



Bahan Galvanis atau Stainless Steel
Untuk bahan header knalpot bisa memilih galvanis atau stainless steel (Stain). Biarpun begitu hasil tetap sama tidak jauh berbeda. Bahan galvanis lebih mudah dibentuk dibanding stain begitupun soal harga tentu bahan galvanis lebih murah dari pada stain. Bahan galvanis lebih mudah untuk dilas dan dibentuk dibanding stain.



Satu-satunya kelebihan bahan stain adalah dari sisi kekuatan dan pelepasan panas yang lebih baik, hanya saja bila diaplikasikan pada header lebih baik dibungkus/dibalut oleh kain asbes agar panas yang dihasilkan tidak mempengaruhi kabin mesin. Suara yang dihasilkan oleh bahan stain tentunya lebih garing dan kedengaran lebih asik mirip suara knalpot yang biasa digunakan mobil balap, sesuai dengan kocek yang dikeluarkan. Bahan stain tidak mudah ditambal bila ada keretakan atau pecah dan harus diganti utuh.

Komentar

  1. Bro Starno, karbu saya udah ganti ke Weber 32ADF dengan diameter 32 dan 32. Lalu, head sudah di PnP juga. Lalu supaya tidak boros dianjurkan sama teman untuk mengganti header dengan yang pipa diameter lebih besar. Saya masih ingin tarikan bawah sampai atas namun tidak ingin konsumsi bensin terlalu boros.

    Bagaimana pendapat anda?

    BalasHapus
  2. @Melvin, modifikasi karbu non-standard membuat mesin cenderung boros. Penggantian header dengan diameter lebih besar akan memperparah konsumsi bensin, tapi akan menambah kemampuan akselerasi atas, tapi loyo dibawah, ini sudah jadi karakter ganti header starlet, kecuali aplikasi header 4-1 long plus resonator, mungkin bisa menolong putaran bawahnya.

    BalasHapus

Posting Komentar