Timing Belt Toyota Starlet

Kapan sebaiknya diganti? lalai berarti maut buat diri anda dan juga mesin starlet..!

Menurut buku manual timing belt biasanya diganti setiap 50 rb. kilometer. Akan tetapi dikarenakan situasi jalanan yang sering terkena macet dimana mesin selalu bekerja walau mobil dalam keadaan diam sehingga umur pakai timing belt juga mengalami penyusutan.

Bila mobil anda sering melewati jalan macet saran terbaik dari beberapa sumber dan pengalaman sendiri waktu yang baik mengganti timing belt adalah setiap 30-40 rb. kilometer, tidak perduli apakah kondisi timing belt saat itu masih bagus atau sudah retak2. Kelalaian mengganti timing belt berakibat fatal, klep mesin akan beradu dengan piston dengan kecepatan yang sangat tinggi, bisa dibayangkan jeroan mesin akan hancur dan juga bayangkan saat anda sedang mengendarai mobil di tol dengan kecepatan tinggi mesin langsung macet kemampuan mengemudi anda tiba-tiba terganggu mendadak yang bisa timbulkan kecelakaan fatal, dan biaya turun mesin dan nyawa anda sudah tidak sebanding lagi dengan harga sebuah timing belt yang cuma seharga 275 rb.

Sebaiknya bila sudah mengganti 2 kali timing belt ganti juga roller tensioner, untuk menjaga kinerja timing belt sesuai dengan tugasnya.

Setelan tensioner ke-tegang-an timing belt. Penyetelan tidak boleh terlalu keras/tegang dan juga tidak boleh terlalu kendur.



Kalo salah atur tensioner bisa buat slip timing belt, kalo setelan tensioner terlalu keras bikin kasar suara mesin juga membuat karet timing belt cepat haus.

Kalo salah gerigi timing belt, ini yang parah mesin mobil gak bakal bisa di starter, dan yang lebih buruk lagi piston beradu sama klep...

Komentar

  1. saya paling takut kalo timing belt putus nbakalan terjadi efek kerusakan berantai.

    BalasHapus

Posting Komentar