Apa akibatnya bila thermostat di copot ?

Sharing:
Tadi siang, saya kejebak macet di Pejagalan, Kota. 500 meter 1 jam sajah! Hiks, benar-benar buang2 bensin

Yang aneh, pas di tengah2 macet itu, kok suhu mesin drop jadi tinggal 1/4 dari yang biasa kurang lebih 1/2 garis? Respon mesin dll sih kayanya nggak ada masalah, tapi AC-nya jadi nggak dingin (padahal panas banget!)

Ada masalah atau itu normal-normal aja ya?



Komentar:
Bagus dong bro, ditengah kemacetan mesin malah jadi semakin dingin bukan semakin panas, biasanya mobil lain tambah macet dan pake ac malah tambah panas.

Biasanya ini terjadi bila thermostatnya dilepas, inilah salah satu keuntungan melepas thermostat.

Memang banyak pro dan kontra soal melepas thermostat. Kebanyakan merekomendasikan untuk tidak melepas thermostat. Dan saya juga tidak merekomendasikan anda untuk melepas thermostat terutama mobil yang telah menggunakan sistem injeksi.

Kalo saya jujur bilang, thermostat tidak berguna untuk situasi seperti kota jakarta yang lebih banyak macet daripada lancarnya.

Thermostat bekerja mekanis berdasarkan temperatur mesin yang sudah di set oleh pabriknya, karena menggunakan gerakan mekanis maka sewaktu-waktu thermostat ini akan mengalami kerusakan, dan bila kerusakan thermostat berada pada posisi terbuka maka tidak menjadi masalah, dan sebaliknya bila kerusakan thermostat berada dalam posisi menutup inilah yang akan menjadi masalah, karena mesin akan seketika overheat, dan hasilnya konstruksi mesin memuai tidak rata dan menyebabkan silinder head melengkung, dan akhirnya kompresi bocor, air masuk ke dalam saluran oli, dan akhirnya mesin jebol.

Bagi anda yang tetap mempertahankan menggunakan thermostat tidak ada salahnya mengganti alat ini secara periodik biasanya antara 2-3 tahun.

Lebih baik anda beli thermostat baru dari pada mesin anda jebol karena thermostat rusak, atau copot saja thermostatnya.

Berdasarkan pengalaman khusus starlet2e tidak ada dampak buruk akibat melepas thermostat.

Pilihan tetap terpulang pada anda.

Komentar