Featured Post

Bubble Water Injection

Penambah Tenaga dan Penghemat Bahan Bakar Khusus Starlet Menyiasati kenaikan harga bahan bakar, banyak orang berlomba-lomba mencari cara ...

Ini Mobil-Mobil Toyota Yang Menggunakan Mesin Starlet

Hai Starleters, kali ini saya akan bagi infromasi bahwa mesin Starlet tidak hanya dipakai pada Starlet saja lho. Oke langsung saja ke topik pembahasan :D

Kita semua tahu bahwa Toyota senang memakai mesin yang cukup berumur pada seri mobil murahnya, namun bukan berarti tidak di improvisasi. Sebut saja Toyota Yaris generasi ke-3. Mesinnya masih sama dengan generasi sebelumnya, tetapi pada akhirnya Toyota memutuskan untuk memasang mesin bawaan Sienta pada Yaris Heykers.

Nah, Sebenarnya mesin Toyota seri E sudah dipakai sejak 1985, pertama kali di kenalkan pada Toyota Starlet EP70. Pada saat ini, Toyota hanya memproduksi mesin 1E yang berkapasitas 1000cc 4 silinder yang menghasilkan tenaga tidak lebih dari 55 horsepower dengan torsi 102 N/M pada putaran 3,500RPM. Mesin ini diproduksi hingga tahun 1995. Tidak heran bahwa masih ada Starlet EP80 atau dikenal dengan kapsul memakai mesin yang cukup lambat ini. Selain 1E, Toyota juga mengeluarkan varian 1300cc atau yang sering dikenal sebagai 2E pada waktu yang sama. Mesin 2E ini sangat sangat populer pada seri Starlet. Bahkan sampai ada yang ditambah turbo. mesin ini memiliki tenaga yang jauh lebih baik daripada 1E, yaitu 82 horsepower dengan torsi 104 N/M di putaran 5,200RPM. Ya, melihat torsinya yang hanya berbeda 2 angka sepertinya tidak ada perbedaan yang menakjubkan. Namun tetap tenaga masih terasa lebih enak pada mesin 2E ini ketimbang varian 1000cc.
Seri mesin E Toyota tak hanya berhenti di 1E dan 2E, melainkan melanjutkan sampai 5E yang menggunakan injeksi. Toyota juga memproduksi varian yang menggunakan turbo, sebut saja 2E-TELU dan 4E-FTE yang cukup populer di kalangan muda.

Berikut mobil-mobil yang memakai mesin Starlet :
1. Toyota Tercel L40 (1990-1994)
Menggunakan varian mesin 3E dan 5E
Sumber: Wikipedia
2. Toyota Sera (1990-1995)
Menggunakan mesin 5E-FHE 1.5L
Sumber: Wikipedia
3.Toyota Paseo/Cynos (1991-1999)
Sumber: Wikipedia
Menggunakan mesin 4E-FE dan 5E-FE
4. Toyota Caldina T190 (1992-1997)
Memakaii mesin 5E-FE untuk model pertamanya
Sumber: Wikipedia
5. Toyota Corolla E100 (1991-1999)
Menggunakan mesin 2E 1300cc
Sumber: Wikipedia

Demikianlah mobil-mobil yang menggunakan mesin yang sama dengan mesin Toyota Starlet.

Starno72
Bengkel Pecinta Starlet.

Mengenali Dinamo Starter Toyota Starlet

Dinamo Starter atau Motor Starter Toyota Starlet

Salah satu komponen mesin yang cukup penting adalah motor starter. Kerusakan atau masalah pada motor starter akan membuat mesin sulit dihidupkan walau aki dalam kondisi yang sangat baik sekalipun.


Beginilah penampakan motor starter dari toyota starlet, bentuknya memang sudah tidak asing lagi dan mirip dengan motor starter mobil toyota lain.


Setelah motor starter dibedah maka terdapat beberapa bagian dari motor starter yang bekerja secara sistematis. Bagian itu adalah :

Kepala motor starter
Bagian ini berfungsi sebagai titik tumpu gigi motor starter sekaligus sebagai braket atau pengikat motor starter ke bagian mesin dengan dua buah mur besar. Pada kepala motor starter terdapa sebuah bushing, bushing ini adalah bantalan antara kepala motor starter dan poros motor starter. Bushing ini adalah tumpuan beban yang sangat besar pada saat motor starter bekerja. Kerusakan atau keausan bushing kepala motor starter berakibat motor starter tidak bisa bekerja maksimal atau malah motor starter dapat menjadi macet karena poros motor starter bergesekan dengan bodi motor starter.


Solenoid Penarik Motor Starter / Bendik
Motor starter hanya bekerja pada saat dibutuhkan saja, yaitu hanya pada saat hendak menyalakan mesin. Oleh karena itu pada sebuah motor starter diperlukan sebuah komponen yang bertugas memberikan perintah kepada motor starter dengan cara mengalirkan arus listrik sekaligus mengungkit gigi poros motor starter. Alat ini sering disebut 'bendik' motor starter. Alat ini sebetulnya adalah sebuah solenoid dan sebuah kontak relay motor starter. Bendik ini bila diberikan aliran listrik akan menarik pengungkit dan mendorong gigi starter dan bertemu dengan gigi roda gila mesin mobil. Prinsip kerja bendik ini mirip dengan central lock pintu mobil dan juga mirip dengan sebuah relay. Jadi kesimpulannya bendik ini adalah perkawinan antara solenoid penarik dan relay. Disebut relay karena pada bagian bodi bendik ini terdapat sebuah kontak berbahan tembaga yang akan menutup pada saat bendik ini di alirkan listrik. Relay pada bendik ini bertugas menyalurkan aliran listrik kepada poros motor starter dan bodi motor starter. Menarik pengungkit dan mengaliri arus listrik adalah tugas utama dari komponen ini. Masalah pada komponen ini berakibat motor starter tidak berputar, atau motor starter berputar tapi tidak dapat memutar mesin mobil.



Pengungkit Gigi Motor Starter
Komponen ini bentuknya sangat sederhana dan seperti pengungkit biasa, namun dilengkapi dengan per besar sebagai damper pendorong gigi starter. Pengungkit ini bertugas mendorong gigi starter agar gigi motor starter dapat bertemu dengan gigi roda gila dan selanjutnya dapat memutar mesin.



Poros Motor Starter
Komponen ini adalah komponen utama dari sebuah motor starter. Dari poros inilah mesin dapat diputar/dihidupkan. Pada poros motor starter terdapat beberapa komponen sebagai berikut :
- Elemen kontak, berfungsi sebagai kontak listrik agar arus listrik bisa mengalir kedalam gulungan motor starter menjadi magnet yang sangat kuat dan cukup kuat untuk menggerakan mesin.

- Gulungan motor starter, Gulungan ini berfungsi memberikan efek medan magnet untuk bisa menggerakan poros motor starter dengan kekuatan yang cukup untuk menggerakan atau memutar mesin.

- Pendorong gigi starter, bertugas memberikan efek 'kopling' motor starter, sehingga gaya putar motor starter bisa diteruskan ke mesin.



Bodi motor Starter
Komponen ini berfungsi sebagai rumah motor starter. Pada bagian dalam bodi ini juga terdapat gulungan/kumparan yang memberikan efek medan magnet dengan kekuatan yang cukup untuk memutar mesin. Medan magnet yang dihasilkan bodi starter selalu berlawanan dengan medan magnet yang dikeluarkan oleh poros motor starter, maka terjadilah gaya putar poros motor starter. Gaya putar inilah yang membuat motor starter ini mampu menggerakan atau memutar mesin.


Pada bodi motor starter ini terdapat komponen kontak karbon/arang yang berfungsi menghantarkan arus listrik ke poros motor starter. Kerusakan atau masalah pada kontak karbon ini akan mengakibatkan motor starter tidak mampu berputar.


Bodi dan poros motor starter adalah komponen utama dari sebuah motor starter. Arus listrik akan dialirkan melalui kontak karbon dan masuk kedalam gulungan poros motor starter, dan pada saat yang bersamaan magnet bodi starter juga akan dialirkan listrik sehingga mampu memutar poros motor starter. Kerusakan pada semua bagian ini berakibat motor starter tidak bisa berputar.

Memerlukan Arus Listrik Besar
Motor starter terdiri dari komponen gulungan penghasil medan magnet yang sangat besar, semakin besar medan magnet yang dihasilkan semakin kuat tenaga motor starter, akan tetapi dikarenakan membutuhkan medan magnet yang sangat besar maka gulungan motor starter terlihat sangat besar sekali, dikarenakan gulungan sangat besar maka arus listrik yang dibutuhkan juga akan sangat besar.

Ada tiga buah kumparan atau gulungan pada sebuah motor starter, kumparan solenoid, kumparan poros motor, dan kumparan bodi starter. Ketiga kumparan ini membutuhkan arus yang cukup besar maka tidak heran sebuah motor starter membutuhkan arus listrik antara 35 hingga 50 ampere untuk bisa menggerakan dan menghidupkan mesin dan itu artinya setengah dari kemampuan aki mobil. Aki yang baik tentunya akan membuat motor starter bekerja maksimal, sebaliknya aki yang kurang baik juga akan membuat kerja motor starter menjadi kurang maksimal dan tidak sanggup untuk menyalakan mesin.

Kerusakan yang sering terjadi pada motor starter biasanya ada pada :
- Bendik / Solenoid penarik gigi starter.
- Keausan Bushing kepala motor starter.
- Keausan atau kerusakan kontak karbon/arang motor starter.
- Poros motor starter terbakar/konslet.
- Bodi motor starter terbakar/konslet.


Semoga Artikel ini bermanfaat.
Salam Starleter,
Starno72